MOIST CHOCO CHIFFON CAKE & TIPS-TRIK CHIFFON CAKE



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Masih dalam bulan Syawal, izinkanlah saya mengucapkan 
"Taqabballahu Minna Wa Minkum, 
Shiyaamana Wa Shiyamakum. 
Kullu'aam Wa Antum Bikhair" 

Eid Mubarak 1438H
Mohon dimaafkan lahir batin atas segala khilaf dan salah ya.

Apa kabar blog tersayang? Luamaa banget gak mampir kemari, yaaa dengan alasan yang masih sama dengan yang dulu-dulu hihihi. Sekarang in shaa Allah diniatin mau mulai nulis blog lagi deh, moga-moga gak kalah dengan malasnya. Padahal sebenarnya banyak juga resep-resep yang mau saya posting disini, in shaa Allah nanti dicicil dikit-dikit ya.

Yang pertama saya mau posting choco chiffon cake aja ya. Segala macam varian chiffon cake bagi saya itu favorit banget, kecuali yang rasa durian tentunya hahaha. Dulu suka juga bikinnya, tapi ini udah lamaa banget gak nge-chiffon. Karena udah pingin banget, akhirnya dibelain lah kemarin baking perdana setelah mudik, saya bikin chiffon cake coklat. Padahal awalnya pengen bikin yang pandan, tapi gara-gara liat coklat bubuk dan DCC malah beloknya ke chiffon coklat.

Kali ini saya memakai resep dari super talented momy Tintin Reyner yang resep-resepnya selalu yahud dan recomended untuk dicobain. Foto-fotonya juga eye catching banget dan menggugah selera. Choco chiffon cake ini relatif mudah dibuat dengan bahan yang juga sederhana. In shaa Allah hasilnya bisa bagus asal step-nya dilakukan dengan benar ya. Sesuai dengan judulnya, chiffon cake ini moist dan fluffy, gak pakai kempes deh teksturnya. Alhamdulillah jadi favorit keluarga.




MOIST CHOCO CHIFFON CAKE

Bahan Pasta :
25 gr coklat bubuk
85 ml susu cair
50 gr dark cooking chocolate (DCC)
55 gr minyak goreng
1/2 sdt pasta coklat
100 gr tepung terigu protein rendah (misal : Kunci Biru)
1/2 sdt baking powder (saya skip)
6 butir kuning telur

Bahan Meringue :
6 butir putih telur
1/4 sdt garam
1 sdm air jeruk nipis / lemon
140 gr gula pasir

Cara Membuat :
1. Panaskan susu cair, tidak usah sampai mendidih, kemudian masukkan coklat bubuk. Aduk hingga larut dan masukkan DCC, pasta coklat serta minyak goreng. Aduk rata dan sisihkan.
2. Campur dan ayak tepung terigu dan baking powder.
3. Tuang adonan pasta no 1 ke terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan memakai hand whisk, tambahkan kuning telur. Aduk hingga rata, sisihkan.
4. Kocok putih telur, garam dan air jeruk ni pis hingga setengah mengembang.
5. Masukkan gula pasir sedikit demi sedikit sambil terus dikocok hingga kaku.
6. Tuang kocokan putih telur sedikit demi sedikit ke dalam adonan pasta sambil diaduk balik perlahan menggunakan spatula hingga tercampur rata.
7. Tuang ke dalam loyang chiffon tanpa dioles apapun dan panggang dengan suhu 160'C hingga matang, Oven saya kurang lebih 55 menit.
8. Setelah matang, keluarkan dari oven dan segera tangkupkan loyang di atas botol hingga suhu ruang.
9. Setelah dingin, baru dikeluarkan dari loyang dengan cara disisir memakai pisau.




Beberapa tips & trik pembuatan chiffon cake yang saya rangkum dari beberapa sumber. Semoga bisa membantu yaa

1. Yang harus diperhatikan dalam pembuatan chiffon adalah proses pengocokan putih telur. Putih telur harus bebas dari kuning telur, wadah yang digunakan juga harus kering, bebas dari air dan minyak. Apabila ada kuning telur sedikit saja maka putih telur akan sulit mengembang dan kaku.

2. Penambahan air jeruk nipis atau lemon akan membantu menstabilkan kocokan putih telur.

3. Dalam pembuatan chiffon cake, loyang jangan dioles apapun, agar adonan bisa "naik" dengan bagus selama proses pemanggangan dan tidak merosot saat ditangkupkan ke leher botol

4. Segera tangkupkan chiffon cake yang sudah matang ke leher botol hingga suhu ruang agar 'kerangka' cake nya kuat dan stabil. Apabila setelah matang langsung dikeluarkan dari loyang maka chiffon cake akan langsung ambles.

5. Untuk membuat chiffon cake disarankan memakai loyang bongkar pasang agar lebih mudah saat mengeluarkannya. Tapiii...sebenarnya bisa kok dengan memakai loyang tulban biasa, cuma nanti agak susah waktu ngeluarinnya.

6. Adonan chiffon yang benar adalah adonannya kental sehingga tidak mudah merembes dari loyang, apabila adonaannya encer maka lebih mudah merembes. Saya memakai loyang chiffon yang ada pengaitnya sehingga adonan lebih aman, tetapi ada pula loyang chiffon yang tanpa pengait sehingga lebih longgar. Salah satu solusi agar loyang tanpa pengait tetap rapat. adalah dengan memanaskan di oven sebelum dituang adonan dan diberi percikan air, baru  kemudian dituang adonan. In shaa Allah adonan bisa rapat.

7. Gunakan pisau tipis untuk mengeluarkan chiffon dari loyangnya dengan cara disisir melingkar loyang.



Selamat mencoba ya...semoga bermanfaat ^^

Me, just an ordinary mom. This is my little story from my kitchen. Simple recipe...simple cooking and baking ‘cause I’m only a beginner who want to share.

Bagikan Resep ini kepada orang terdekatmu

Related Posts

Previous
Next Post »